Teknologi Disruptif Populer di Tahun 2021

Tahun 2021, peran teknologi yang menjanjikan dan potensial untuk mengantarkan perubahan paradigma dalam model operasi bisnis. Tahun 2021 ditandai dengan berbagai kemajuan digital dan teknologi yang merupakan tanggapan langsung untuk mengatasi keadaan yang menantang apalagi masa-masa pandemi masih belum berlalu. Teknologi terbaru dengan inovasi baru, dikembangkan dengan teknologi disruptif (Disruptive Technology).

Apa Itu Disruptive Technology (Teknologi disruptif) ?

Teknologi disruptif adalah inovasi yang secara signifikan merubah cara konsumen, industri, atau bisnis beroperasi. Inovasi teknologi tersebut akan menggantikan sistem lama atau kebiasaan lama karena ia memiliki atribut yang sangat unggul. Contoh teknologi teknologi disruptif, yaitu e-commerce, situs berita online, shared¬ application, dan sistem GPS.

Berikut sembilan tren teknologi disruptif, yang akan populer di tahun 2021:

1. Teknologi Smart Work-from-Home

Penerapan 5G yang meluas dan teknologi Artificial intelligence (AI) dan Internet of Things (loT) akan tetap berdampak besar pada tren Smart Work-from-Home Technologies (Teknologi pintar kerja dari rumah) yang telah mulai diterima dengan baik sejak tahun 2020. AI mengacu pada simulasi kecerdasan manusia di mesin yang diprogram untuk berpikir seperti manusia dan meniru tindakan mereka. IoT pada dasarnya adalah platform tempat perangkat yang disematkan terhubung ke internet, sehingga mereka dapat mengumpulkan dan bertukar data satu dengan yang lain.

Tahun 2021 performa Smart Work-from-Home Technologies meningkat menjadi model ‘working everywhere’ di mana setiap pekerjaan dapat dilakukan dimana saja dan sebenarnya perusahaan atau organisasi tidak repot jika ada karyawan yang bekerja dari tempat jauh sekalipun dan tetap memberikan hasil kerjanya.

Contoh penggunaan teknologi Smart Work-from-Home (Teknologi pintar kerja dari rumah) adalah alat komunikasi jarak jauh yang dapat melakukan layanan panggilan video, asisten digital, dan platform manajemen proyek.

2. All-photonics networks (APN)

All-photonics networks (APN) menjadikan transmisi informasi end-to-end antara terminal dan server yang membuat pengguna dapat melakukan tindakan operasional dalam teknologi berbasis fotonik (optik) ke setiap aspek dari jaringan hingga terminal. All-photonics networks (APN) memungkinkan konsumsi daya yang jauh lebih rendah, kualitas yang lebih tinggi, kapasitas yang lebih besar, dan delay yang lebih sedikit, yang semuanya sulit dilakukan dengan teknologi berbasis elektronik saat ini.

Contoh penggunaan teknologi All-photonics networks (APN) adalah penggunaan optical fiber (fiber optik / serat optik) yang baru dimana memiliki serat inti yang banyak.

3. Hyperautomation (Hiperautomasi)

Hyperautomation (Hiperautomasi) adalah bentuk otomatisasi canggih dan cerdas yang mengimplementasikan AI dan ML yang memungkinkannya melampaui otomatisasi tugas dan mencapai otomatisasi berbasis proses. Ketika bisnis terus memanfaatkan teknologi canggih untuk membuat tugas menjadi otomatis karena proses yang membosankan yang berulang, hyperautomation berkembang dan menjadi solusi yang ada terus maju.

Contoh penggunaan teknologi Hyperautomation adalah pada Anti Money Laundering (AML), Penanganan klaim ansuransi, dan pada aplikasi Account Payable (AP).

4. Citizen Developer

Evolusi ‘citizen developer’ menggunakan otomatisasi proses robotik untuk membuat proses bisnis menjadi mudah dengan menjalankan caranya secara otomatis sehingga hanya membutuhkan waktu yang singkat untuk membuat hasil yang optimal.

Contoh penggunaan teknologi citizen developer adalah dengan menggunakan teknologi citizen developer maka dapat membuat aplikasi bisnis baru untuk dikonsumsi oleh orang lain menggunakan lingkungan pengembangan dan runtime yang disetujui oleh  perusahaan IT.

5. Edge Computing (Komputasi Edge)

Sampai sekarang, komputasi Edge dianggap sebagai teknologi yang mirip dengan proyek sains dengan perkembangan 5G dan IoT. Tahun 2021 adalah tahun ketika komputasi edge mendapatkan peluang untuk memeluk erat para pengguna teknologi. Kemampuan utamanya yaitu dapat menyelesaikan operasi yang kompleks dan faktor pendorong bagi bisnis untuk dalam lingkungan latensi rendah. Karena faktor-faktor tersebut, menjadikan komputasi edge sangat diinginkan.

Contoh penggunaan teknologi komputasi edge yaitu untuk monitoring minyak dan gas dari jarak jauh, untuk pengaturan lalu lintas, dan untuk meningkatkan kinerja sistem keamanan pada kendaraan otonom.

6. Quantum Computing (Komputasi Kuantum)

Tahun 2021 menjadi tahun di mana komputasi kuantum meningkat pesat dan tumbuh untuk mengubah Kecerdasan Buatan sehingga lebih maju yang disebut dengan Quantum plus Artificial Intelligence (QAI). Aplikasi AI dengan pembelajaran mesin yang dijalankan pada komputer kuantum dapat mempercepat visi komputer di tahun-tahun mendatang dengan cukup signifikan.

Contoh penggunaan teknologi Quantum Computing (Komputasi Kuantum) adalah pada aplikasi dan sistem cyber security, traffic optimization, Electronic Materials Discovery, dan Artificial Intelligence.

7. Robotics Process Automation (Otomatisasi Proses Robotika)

Saat ini pandangan dunia sedang beralih ke penggunaan data yang besar dan kompleks. Robotics Process Automation (Otomatisasi Proses Robotika) atau disingkat RPA ini menggunakan bot perangkat lunak untuk menangani tugas-tugas yang berulang dan rumit yang melepaskan fitur ultra-teknologi AI, ML, dan computer vision. Hasil riset menunjukkan bahwa 1 menit pekerjaan RPA sebanding dengan 15 menit kerja manual. Dengan tingkat efisiensi seperti ini, 2021 menjanjikan untuk melihat kemajuan yang tak terlihat dan tingkat adopsi yang tinggi untuk teknologi.

Contoh penggunaan teknologi RPA ini adalah pada aplikasi digital, membantu troubleshooting, help desk software, dan web analytic.

8. Teknologi Cognitive Foundation (CF)

Cognitive Foundation (CF) secara optimal mencocokkan semua jenis sumber daya TIK seperti cloud, edge, terminal, jaringan, serta mampu mengelola informasi yang didistribusikan di antara mereka secara terpusat. CF menciptakan platform tanpa batasan yang dapat menganalisis dan memperkirakan terlepas dari format sistem atau datanya. Kemampuannya yang berkembang sendiri menjadikan tren teknologi CF menjanjikan untuk ke depannya.

Contoh penggunaan teknologi Cognitive Foundation (CF) adalah aplikasi yang berhubungan dengan finance, kesehatan, dan entertainment.

9. Digital Twin Computing (DTC)

Digital Twin Computing (DTC) diciptakan untuk mengelola kinerja dan keefektifan mesin atau sistem, untuk membuat simulasi dampak perkembangan baru dan secara proaktif membantu dalam merancang solusi. Cara Digital Twin Computing (DTC) bekerja yaitu dengan membangun digital twin dari orang atau benda yang nyata. Karena itulah, Digital Twin Computing menjadi pandangan baru untuk sistem komputer untuk menguji dan bereksperimen berbagai kemungkinan kehidupan nyata di lingkungan yang berbeda tanpa bergantung pada manusia untuk memberikan masukan.

Contoh penggunaan teknologi Digital Twin Computing (DTC), yaitu pada simulasi mesin, cyber security, dan sistem komunikasi.

Demikian pembahasan tentang “Teknologi Komputer Populer dan Mutakhir – Tahun 2021” Jika Anda memiliki pengalaman atau studi kasus yang menarik untuk dibagikan, silakan hubungi kami atau bisa melalui kolom komentar. Terima kasih