HATI-HATI Virus Komputer Berbahaya DI DUNIA – WAJIB DIKETAHUI

Virus Komputer menjadi ancaman khusus bagi para pengguna komputer. Banyak tipe virus komputer yang dapat menyerang aplikasi, sistem, dokumen, dan file lainnya. Jenis virus komputer sendiri memiliki banyak sifat berdasarkan cara masuk, cara menyerang, dan akibat yang ditimbulkannya.

Pengertian virus komputer adalah program berbahaya yang menggandakan dirinya sendiri dengan menyalin dirinya sendiri ke program lain. Virus komputer menyebar dengan sendirinya ke dalam kode atau dokumen lain ketika Anda menjalankan aplikasi yang mengandung virus.

Baca juga Tentang VIRUS KOMPUTER DI DUNIA: Pengertian, Sejarah, Jenis, dan Cara Menghapus.

Tanda-tanda Infeksi Virus KOMputer

Sebagai pengguna komputer harus dapat menyadari tanda-tanda peringatan adanya infeksi virus pada komputer  sebelum virus tersebut berkembang. Ada tanda-tanda peringatan adanya infeksi virus pada komputer, yaitu :

  • Performa sistem komputer menjadi lebih lambat
  • File menggandakan dirinya sendiri
  • Pop-up yang yang tampil terus menerus pada layar komputer
  • Program berjalan sendiri
  • Muncul File atau program baru dadakan di komputer
  • File, folder atau program terhapus atau isinya rusak
  • Suara yang terdengar pada hard drive

Jika Anda menemukan tanda-tanda yang disebutkan di atas, maka ada kemungkinan komputer Anda sudah terjangkit oleh virus atau malware.

Jenis-Jenis Virus Komputer :
  • Virus Boot Sector
  • Virus Direct Action
  • Virus Infector (Virus file Infektor)
  • Virus Macro (Virus Makro)
  • Virus Multipartite
  • Virus Overwrite
  • Virus Polymorphic (Virus Polimorfik)
  • Virus Resident (Virus Residen)
  • Virus Rootkit
  • Virus Spacefiller
Virus Boot Sector

Virus Boot Sector adalah virus yang menyerang master boot (bagian terkecil dalam hard disk) dan sangat sulit dihapus. Biasanya virus Boot Sector ini masuk melalui penyimpanan eksternal, misalnya USB Drive (FlashDisk).

Contoh virus Boot Sector adalah Polyboot B dan Anti EXE.

Cara menghapusnya adalah dengan melakukan format komputer ke awal lagi, yaitu menghapus seluruh aplikasi dalam komputer termasuk Sistem Operasi. Kemudian lakukan instalasi ulang OS dan perangkat lunak (software) lainnya.

Virus Direct Action

Virus Direct Action adalah virus yang melekat pada file tertentu. Biasanya virus ini berada pada file dengan ekstensi .exe, .com, atau .vbs yang telah mengandung virus. Tujuan virus Direct Action adalah untuk meniru dan bertindak ketika dijalankan.

Contoh Virus Direct Action adalah virus Vienna.

Cara menghapusnya adalah dengan melakukan instalasi Anti-virus.

Virus Infector

Virus Infector (Virus Infektor) adalah virus file infector disertakan dengan file program, seperti .com atau .exe. Beberapa virus file infector (virus infektor file) bisa berupa program, seperti .sys, .ovl, .prg, dan .mnu. Akibatnya, saat program tertentu dijalankan, virus langsung menyebar. Selain itu, virus file infector juga bisa berupa program atau skrip yang dikirim melalui lampiran email.

Contoh Virus Infector (Virus Infektor) adalah virus vienna.

Cara menghapusnya adalah menghapus file yang terindikasi mengandung virus dan melakukan instalasi anti-virus.

Virus Macro (Virus Makro)

Virus Macro (Virus Makro) adalah jenis virus yang menyerang perintah bahasa makro. Biasanya virus ini menyerang perintah makro pada aplikasi Microsoft Word dan juga pada program lain yang memiliki perintah bahasa makro. Oleh karena itu, Microsoft menambahkan keamanan dalam mengaktifkan penggunaan makro.

Contoh virus macro (virus makro) adalah virus Melissa, O97M / Y2K, dan Bablas.

Cara menghapusnya adalah melakukan instalasi anti-virus.

Virus Multipartite

Virus Multipartite adalah virus yang menyebar melalui berbagai cara. Virus ini menginfeksi sektor boot dan file yang dapat dijalankan pada saat yang bersamaan.

Contoh virus multipartite adalah Marburg, tuareg dan elken.

Cara menghapusnya adalah dengan melakukan instalasi Anti-virus atau dengan melakukan format komputer.

Virus Overwrite

Virus Overwrite adalah jenis virus yang menghapus semua isi file yang yang terinfeksi oleh virus tersebut, tetapi ukuran file tersebut tidak berubah.  Mengidentifikasi virus ini sulit karena menyebar melalui email.

Contoh Virus Overwrite adalah Way, Trojan, dan Trivial.

Cara menghapusnya adalah dengan menghapus file yang terinfeksi walaupun harus kehilangan semua isi di dalamnya.

Virus Polymorphic

Virus Polymorphic (Virus Polimorfik) adalah jenis virus yang sulit diidentifikasi dengan program anti-virus biasa dikarenakan virus polimorfik mengubah pola kode dirinya setiap kali melakukan enkripsi dan menggandakan diri.

Contoh Virus Polymorphic (Virus Polimorfik) adalah Dir-2.

Cara menghapusnya adalah dengan melakukan format komputer.

Virus Resident

Virus Resident (Virus Residen) adalah virus yang menetap di dalam komputer, mengganggu performa komputer, dan sangat sulit dihapus. Biasanya virus Resident ini masuk melalui media penyimpanan eksternal yang telah terinfeksi virus dan dikoneksikan ke komputer. Tujuan virus resident adalah merusak memori RAM.

Contoh Virus Resident adalah Randex, CMJ, Meve, dan Mrklunky.

Cara menghapusnya adalah dengan melakukan instalasi Anti-virus atau dengan melakukan format komputer.

Virus Rootkit

Virus rootkit adalah jenis virus malware yang ganas karena secara diam-diam melakukan instalasi rootkit ilegal pada sistem sehingga membuka pintu bagi penyerang dan memberi mereka kendali penuh atas sistem. Penyerang akan dapat mengubah atau mematikan fungsi program secara mendasar karena virus ini berjalan pada MBR komputer sehingga virus ini mampu mengendalikan proses Booting komputer. Virus rootkit dibuat untuk menerobos perangkat lunak anti-virus.

Contoh virus Rootkit adalah virus Trojan.

Cara menghapus virus Rootkit adalah melakukan format ulang komputer.

Virus Spacefiller

Virus Spacefiller atau biasa disebut “Virus Cavity (Virus Rongga)” adalah jenis virus yang mengisi ruang kosong di antara kode dan virus ini dapat menginfeksi BIOS dan sistem input/output. Akan tetapi, virus ini tidak menyerang file sehingga tidak menyebabkan kerusakan pada file.

Contoh Virus Spacefiller “Virus Cavity (Virus Rongga)” adalah virus CIH.

Cara menghapusnya adalah dengan melakukan instalasi Anti-virus atau dengan melakukan format komputer.

Baca juga Tentang VIRUS KOMPUTER DI DUNIA: Pengertian, Sejarah, Jenis, dan Cara Menghapus.

Semoga bermanfaat dan terima kasih 🙂

Original content by : Situsilmu.com