37 Bahasa Pemrograman Di DUNIA – Pengertian, Sejarah, Fungsi, dan Jenis

Pengertian Bahasa Pemrograman

Bahasa pemrograman atau bahasa komputer adalah sebuah perintah atau instruksi berupa himpunan kata yang bisa dipahami oleh mesin komputer agar dapat menjalankan aplikasi pada komputer. Bahasa pemrograman juga digunakan untuk membuat sebuah aplikasi komputer.

Para developer aplikasi komputer (programmer) harus menguasai bahasa pemrograman untuk membuat sebuah aplikasi. Bahasa pemrograman sangat beragam, biasanya para developer menggunakan satu atau dua bahasa pemrograman dalam membuat sebuah aplikasi.

Contoh aplikasi (program) yang dibuat dengan bahasa komputer adalah aplikasi menyanyi online, aplikasi smartphone, aplikasi kasir, aplikasi jual beli barang, aplikasi Online Shop Shopee, Tokopedia, dll.

Fungsi Bahasa Pemrograman

Fungsi bahasa pemrograman adalah memberikan perintah pada komputer untuk mengolah data sesuai dengan alur yang dibuat oleh developernya.
Bahasa pemrograman berfungsi juga untuk membuat aplikasi komputer sekaligus menjadi jembatan untuk menghubungkan aplikasi komputer tersebut ke perangkat keras komputer agar dapat dijalankan oleh pengguna.

Sejarah Bahasa Pemrograman

Bahasa pemrograman pertama kali muncul pada tahun 1822 oleh Charles Babbage. Pada saat itu dia adalah mahasiswa di Universitas Cambridge Inggris. Ia menciptakan sebuah mesin bernama Difference Engine menggunakan bahasa pemrograman generasi pertama, yaitu bahasa mesin. Hasil ciptaannya itu membuat dia diakui sebagai Bapak Komputer Dunia.

Charles Babbage

Pada tahun selanjutnya, Charles Babbage berkolaborasi dengan wanita bernama Lovelace dan mereka berhasil menciptakan Mesin Analitik (Analytical Engine), yaitu sebuah alat hitung otomatis yang dijalankan dengan menggunakan kode huruf, simbol, dan angka.

Pengembangan algoritma Babbage diteruskan oleh anaknya yang bernama Henry Prevost. Henry mengembangkan algoritma mesin pengolah data milik ayahnya. Lalu mengirimkan salinan algoritma tersebut ke beberapa institusi di dunia. Dengan menyebarnya algoritma Prevost, pengembangan algoritma itu semakin banyak dipakai oleh semua instansi.

Pada tahun 1854, George Boole menciptakan sistem logika yang disebut dengan Logika Boole dengan menggunakan bahasa pemrograman generasi kedua. Logika Boole ini mampu menciptakan logika perbedaan antara lebih besar, lebih kecil, sama dengan dan tidak sama dengan.

Pada tahun 1935 algoritma baru dikembangkan oleh Konrad Zuse, ilmuwan Jerman yang berhasil menciptakan mesin kalkulator biner Z-1 dengan menggunakan bahasa mesin kode biner 0 dan 1 yang tergolong sangat sulit.

Pada tahun 1939, Zuse menciptakan Z-2 dan berlanjut ke Z-3 dan Z-4.

pada tahun 1945, tercipta bahasa pemrograman tingkat tinggi, yaitu Plan Kalkulus. Plan kalkulus ini mampu menciptakan permainan catur pada komputer pertama di dunia.

Pada tahun 1949, tercipta Short Code untuk mengembangkan komputer elektronik yang dibuat oleh John Mauchly. Tapi, cara menjalankannya harus dihubungkan ke bahasa mesin sehingga membutuhkan waktu yang lama untuk menghasilkan sebuah output.

Pada tahun 1950, Alick Glennie mengembangkan bahasa pemrograman Autocode yang membuat bahasa pemrograman diubah secara otomatis ke bahasa mesin. Pada tahun 1950-an ini pengembangan terus berlanjut, hingga tercipta FORTRAN, LISP, COBOL.

Pada Tahun 1970-an tercipta bahasa pemrograman generasi ketiga, yaitu PASCAL dan C.

Pada tahun 1980-an tercipta bahasa pemrograman generasi keempat, yaitu C++ yang merupakan turunan dari bahasa C dan PERL.

Pada tahun 1990-an, tercipta bahasa pemrograman generasi kelima, yaitu Phyton, Java, Ruby, PHP, Javascript yang pemrogramannya berbasis WEB.
Pengembangan bahasa pemrograman terus berlanjut dengan munculnya HTML/CSS dan Bosque dari Microsoft.